Dorong Pembangun Sektor Perikanan, Pemkab Kukar Bantu Sapras untuk 25 Ribu Nelayan
Pemkab Kukar memberikan bantuan untuk nelayan dan pembudidaya ikan.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Pembangunan sektor keluatan dan perikanan menjadi salah satu focus perhatian
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, program tersebut masuk dalam program
startegis Program Dedikasi Kukar Idaman yang tertuang dalam Rencana Pembangunan
Jangka Menengah (2021-2026). Bentuk dukungan nyata untuk kemajuan pembangunan sector
perikanan, dengan diberikannya bantuan sarana prasana (Sapras) perikanan kepada
25 ribu nelayan produktif di Kabupaten Kutai Kartanegara, dan tahun ini
direncanakan bantuan Sapras ditargetkan terealisasi kepada sekitar 9 ribu nelayan, sementara tahun sebelumnya (2022-red) bantuan diberikan kepada 8 ribu nelayan dan pembudidaya ikan.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan
mampu menunjang aktivitas nelayan dan pembudidaya ikan sehingga hasil nya bisa
meingkat, dan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Potensi sector perikanan di Kabupaten Kutai
Kartanegara sangat melimpah, hasil perikanan mampu mensuplai kebutuhan tidak
hanya didalam daerah saja, namun di Kalimantan Timur
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)
Kukar Muslik mengatakan, sebanyak 13.600 unit sarana dan prasarana perikanan
yang akan didistribusikan kepada nelayan dan pembudidaya. Pendistribusian
tersebut tersebar di seluruh Kecamatan Kukar.
"Kita terus mendorong nelayan dan
pembudidaya ikan, dengan memberikan fasilitas sarana dan prasarana perikanan.
Bantuan tersebut juga telah masuk ke dalam Rencana Strategis (Renstra) kami
selama RPJMD," kata Muslik kepada Poskotakaltimnews, di Pemkab Kukar, Sabtu
(13/5/2023).
Sementara bantuan yang diberikan oleh
pemerintah daerah ialah, sarana tangkap, perahu, mesin, atau alat tangkap,
untuk bantuan sarana pembudidayanya yakni keramba benih, pakan, kolam terpal,
kolam bioplok.
"Sebagian kegiatan sudah ada yang kita
laksanakan, seperti penyerahan bantuan sarana prasarana perikanan di Kecamatan
Loa Kulu," sebutnya.
Pemkab Kukar optimis, apa yang sudah masuk ke
dalam renstra tersebut bisa direalisasikan dengan baik. Sehingga progam Dedikasi
Kukar Idaman bisa dirasakan langsung dampak positifnya oleh masyarakat,
khususnya nelayan dan pembudidaya.
"Semoga indikator kinerja kita bisa tercapai, dan masyarakat yang menerima bantuan bisa membantu usaha mereka," ungkapnya.
Sementara secara terpisah, pembudidaya ikan
kolam yang berada di Desa Loa Kulu Kota Novi mengapresiasi atas support bantuan
perikanan yang telah diberikan. Hal ini sangat membantu pembudidaya ikan, untuk
meningkatkan sektor usahanya.
"Belum lama ini kita mendapatkan bantuan
pakan dan indukan ikan. Bantuan seperti ini yang kita harapkan, karena bisa
mengurangi biaya pengeluaran," ucap Novi.
Harapannya pemerintah daerah terus mensupport
sektor perikanan. Karena sektor perikanan sangat menjanjikan untuk kemajuan perekonomian
masyarakat.(riz/adv)